"selamat tinggal tinggal kota Mataram" katamu, sebuah ucapan perpisahan sederhana saat kau mengusaikan segala petulangan hebatmu di tanah Sasak.
Dengan penuh terima kasih atas segala yang diberikan tanah Sasak, kau melangkah dengan mantap, menuju dunia baru, mengurai satu persatu mimpi yang kau rajut sepanjang petualanganmu.
"Selamat tinggal kota Mataram".
Kota Mataram dengan segala kenangan yang mendewasakan, keringat, perih, luka, air mata, juga cinta terukir abadi di dalamnya.
Tanpa sadar, ada bagian yang sedikit tersayat oleh kalimat sederhana itu yang kemudian dimuntahkannya lewat mata lalu menempel di pipi. Bagaimana tidak, Mataram bukan hanya sekedar tempat petulangan ilmumu bergulir, di samping itu, aku turut menjadi bagian dari petualangan panjangmu, petualangan kita.
Ucapan selamat tinggal itu mengarah ke seluruh yang ada padanya, termasuk aku yang masih menikmati sisa petualangan dalam tikaman rindu yang hebat ini.
Tapi, di balik itu semua, Aku juga tetap ingin mengucapkan selamat, selamat atas terselesaikannya petualangan panjang yang kau lewati. Semoga sudah kau tuai hikmah dari petualangan itu.
Jikapun kau baca tulisan ini, aku tidak berniat mengundang rindumu, jikapun rindumu berbicara tegas, maka belai ia dengan lembut jemarimu agar tak berontak, suatu saat kita pasti akan bertemu. Entah kita dalam satu pelukan atau kau dengan yang lainnya sedang di pelaminan.
Tidak ada yang lebih penting dari kemanusiaan. Dengan bekal pendidikan tinggi yang pernah kau tempuh, besar harapan untuk kau menyebarkan benih semangat kepada lingkungan sekitarmu, pendidikan telah membuatmu sederajat lebih tinggi dibanding yang tidak, tapi semua tidak berguna jika pendidikan hanya kau nikmati sendirian tak kau tularkan semangatmu. Wanita adalah guru pertama untuk anaknya, maka ia harus berpendidikan.
Akhir kata, sampai jumpa di lain kesempatan. Semoga rindu kita mekar tiap hari untuk nanti kita tuai.
Selalu ada kata selamat dalam setiap selamat tinggal.
Selamat untuk petualangan panjang yang telah kau tuntaskan.
Dalam teduhnya rindu
Lotim, 26 Des 2019
Fhendy_Bhabo

Panjang umur paketku, kuselipkan untuk membaca tulisan-tulisan manismu ��
BalasHapus